Tidak Boleh Tiada

Perintah terbesar dalam perjanjian lama adalah perintah untuk mengasihi sesama manusia.
Perintah satu-satunya dalam perjanjian baru adalah perintah untuk mengasihi sesama manusia.

Bagaimana dengan Matius 5:19 tentang perintah hukum Taurat yang tidak boleh ditiadakan?

Matius 5

19  Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga. 20  Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

Ini perkataan Yesus yang luar biasa! Namun artikel ini hanya akan membahas dengan apa yang dimaksud sebagai perintah dalam ayat tersebut.

Perintah-perintah apakah yang tidak boleh ditiadakan? Perintah mana yang harus tetap dilakukan dan diajarkan di dalam Kerajaan Sorga?

Tidak perlu menerka atau menafsirkan. Ayat-ayat selanjutnya mencatat apa yang Yesus katakan. Dia  dengan murah hati menjelaskan tentang perintah-perintah yang dimaksudNya. Berikut kutipan perkataan Yesus. (untuk mempermudah penjelasan, maka hanya kata-kata terkait topik artikel yang ditampilkan)

Matius 5

21 .. Jangan membunuh; …

27 ..  Jangan berzinah ..

28  ..  yang . .menginginkannya, sudah berzinah ..

33 ..  Jangan bersumpah palsu ..

Apakah anda pernah mendengar perintah-perintah itu?  Anda ingat? Kalau belum, silakan membaca penjelasan Yesus di tempat lain.

Matius 19

16 Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: “Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”

17  Jawab Yesus: “Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah.”

18  Kata orang itu kepada-Nya: “Perintah yang mana? Kata Yesus: “Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta,

19  hormatilah ayahmu dan ibumu dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”

Sekarang anda tahu perintah yang dimaksud Yesus sebagai tidak boleh ditiadakan.

Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mengucapkan saksi dusta, hormati ayahmu dan ibumu.  Semua itu adalah perintah Allah yang diberikan kepada Musa di gunung Sinai. Perintah yang dikenal sebagai sepuluh perintah Allah.

Perintah-perintah yang dapat disimpulkan sebagai perintah untuk mengasihi sesama manusia.

Dapatkah membunuh disebut mengasihi korban dan keluarga korban yang dibunuh? Mustahil.

Dapatkah berzinah disebut mengasihi suami/istri dari pasangan zinahnya? Mustahil.

Dapatkah berdusta disebut mengasihi orang yang didustai? Mustahil.

Dapatkah mencuri disebut mengasihi orang yang kecurian? Mustahil.

Dapatkah tindakan kurang ajar terhadap orang tua sendiri disebut mengasihi orang tua? Mustahil.

Dengan memahami Matius 5,  kita akan mengetahui kemuliaan perintah perjanjian baru untuk mengasihi sesama manusia dan makna perkataan Yesus tentang hidup keagamaan yang lebih benar dari ahli Taurat.

Mereka yang memenuhi perintah perjanjian baru untuk mengasihi sesama manusia, pasti memenuhi apa yang disebut Yesus sebagai perintah yang harus diajarkan dan dilakukan.

Perintah-perintah yang ditunjuk Yesus sebagai perintah terbesar.

Markus 12

31  Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.”

Perintah yang tidak boleh ditiadakan, yang harus diajarkan dan dilakukan, perintah terbesar, adalah perintah untuk mengasihi sesama manusia. Tidak ada perintah lain yang lebih utama.

Kasih kepada sesama manusia, tidak boleh tiada.

Kejarlah kasih. Follow the way of love.

22-July-2011

Iklan

Diterbitkan oleh

kejarlahkasih

Kejarlah kasih, follow the way of love. https://kejarlahkasih.wordpress.com

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s