Mengejar Kesia-siaan


Salomo adalah raja terkenal yang menulis beberapa kitab Perjanjian Lama.  Allah memberi Salomo hikmat dan kekayaan yang luar biasa melebihi semua raja di bumi.  Yesus bahkan menyebut nama Salomo ketika mengajar tentang kekayaan dan hikmat.

Lukas 11:31 Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama orang dari angkatan ini dan ia akan menghukum mereka. Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengarkan hikmat Salomo, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo!

Berikut adalah hal-hal yang dikejar Salomo dalam hidupnya.

Salomo membulatkan hati untuk mengejar pengetahuan dan hikmat. Ia menemukan semua itu sia-sia.

Pengkotbah 1:17  Aku telah membulatkan hatiku untuk memahami hikmat dan pengetahuan, kebodohan dan kebebalan. Tetapi aku menyadari bahwa hal inipun adalah usaha menjaring angin,

Salomo mengejar kegirangan dan kesenangan dan menemukan semua itu sia-sia.

Pengkotbah 2:1   Aku berkata dalam hati: “Mari, aku hendak menguji kegirangan! Nikmatilah kesenangan! Tetapi lihat, juga itupun sia-sia.”

Salomo mengejar karya arsitektur besar dan menemukan semua itu sia-sia.

Pengkotbah 2: 4-6  Aku melakukan pekerjaan-pekerjaan besar, mendirikan bagiku rumah-rumah, menanami bagiku kebun-kebun anggur;   aku mengusahakan bagiku kebun-kebun dan taman-taman, dan menanaminya dengan rupa-rupa pohon buah-buahan;  aku menggali bagiku kolam-kolam untuk mengairi dari situ tanaman pohon-pohon muda.

Salomo mengejar kekuasaan, emas, harta dan menemukan itu semua sia-sia.

Pengkotbah 2:7-8  Aku membeli budak-budak laki-laki dan perempuan, dan ada budak-budak yang lahir di rumahku; aku mempunyai juga banyak sapi dan kambing domba melebihi siapapun yang pernah hidup di Yerusalem sebelum aku.  Aku mengumpulkan bagiku juga perak dan emas, harta benda raja-raja dan daerah-daerah.

Salomo mengejar seni, musik, sastra, kecantikan, seks, semua yang indah, semua yang mendatangkan sukacita dan hanya menemukan kesia-siaan.

Pengkotbah 2: 8-11 Aku mencari bagiku biduan-biduan dan biduanita-biduanita, dan yang menyenangkan anak-anak manusia, yakni banyak gundik.  Dengan demikian aku menjadi besar, bahkan lebih besar dari pada siapapun yang pernah hidup di Yerusalem sebelum aku; dalam pada itu hikmatku tinggal tetap padaku. Aku tidak merintangi mataku dari apapun yang dikehendakinya, dan aku tidak menahan hatiku dari sukacita apapun, sebab hatiku bersukacita karena segala jerih payahku. Itulah buah segala jerih payahku. Ketika aku meneliti segala pekerjaan yang telah dilakukan tanganku dan segala usaha yang telah kulakukan untuk itu dengan jerih payah, lihatlah, segala sesuatu adalah kesia-siaan dan usaha menjaring angin; memang tak ada keuntungan di bawah matahari.

Salomo mengakhiri semua pengejaran dalam hidupnya dengan kesimpulan menyedihkan.

Pengkotbah  12:8  Kesia-siaan atas kesia-siaan, kata Pengkhotbah, segala sesuatu adalah sia-sia.

Salomo menyimpulkan semua pengejaran dan karya luar biasa itu adalah sia-sia.

Salomo memang berhikmat, ia tahu kalau satu perjalanan tidak membawanya pergi  ke mana-mana, ia perlu kembali ke titik awal dan mencoba memulai kembali dengan benar.  Titik awal perjalanan Salomo ditulisnya pada pasal pertama kitab Amsal.

Amsal 1:7  Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan

Titik kembali perjalanan Salomo tersebut ditulisnya di pasal terakhir kitab Pengkotbah.

Pengkotbah  12:13   Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang.

Salomo akhirnya berkesimpulan tentang kewajiban berpegang pada perintah Allah.  Apakah yang dimaksud sebagai perintah-perintah Allah?

Ini jawaban Yesus.

Matius 19:17-19  Jawab Yesus: “Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah.”  Kata orang itu kepada-Nya: “Perintah yang mana? Kata Yesus: “Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, hormatilah ayahmu dan ibumu dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”

Markus 12:31  Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.”

Perintah yang tidak boleh ditiadakan, yang harus diajarkan dan dilakukan, perintah terbesar, adalah perintah untuk mengasihi sesama manusia. Tidak ada perintah lain yang lebih utama. Mengasihi sesama manusia adalah cara tinggal di dalam Kristus dan menghasilkan hidup yang berbuah. Satu-satunya cara supaya hidup tidak menjadi sia-sia.

1 Korintus 13:2  Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh  pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.

Salomo memiliki hikmat, pengetahuan, kekayaan dan melakukan banyak pekerjaan besar termasuk membangun rumah TUHAN. Tetapi Salomo tidak hidup mengejar kasih.

Ada yang berpendapat kejatuhan Salomo adalah karena banyak istri dan gundik, tapi itu tidak benar.  Bahkan sebelum punya seribu istri dan gundik, Salomo sudah melanggar perintah untuk mengasihi sesama manusia.

Salomo mengawali tahta dengan perintah membunuh manusia dan masih berusaha membunuh menjelang keruntuhan tahtanya. Salomo tidak segan-segan  membunuh demi tahta. Salomo tidak mengejar kasih. Tanpa kasih kepada manusia maka segala hikmat dan pengetahuan menjadi sia-sia.

Pengejaran kesia-siaan Salomo telah ditulis menjadi bagian dari Kitab Suci. Belajarlah dari padanya.

Manusia yang tidak mengasihi dapat melakukan banyak hal, namun semuanya tidak berguna. Tanpa kasih, semua adalah sia-sia.  Kejarlah kasih. Lakukan apapun juga karena kasih kepada sesama manusia. Wujudkan kasih kepada sesama manusia dalam setiap aspek kehidupan dan dalam berbagai bentuk.

Murid Kristus yang melahirkan karya kehidupan sebagai karunia kasih bagi sesama manusia akan mempermuliakan Bapa.

Kejarlah kasih. Follow the way of love.  

https://kejarlahkasih.wordpress.com

Iklan

Diterbitkan oleh

kejarlahkasih

Kejarlah kasih, follow the way of love. https://kejarlahkasih.wordpress.com

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s