Bukan Iman Saya

Kalau ada sperma di dalam tubuh seorang perempuan maka sperma itu pasti bukan milik perempuan. Sperma itu masuk ke dalam tubuh perempuan melalui hubungan persetubuhan suka sama suka atau dapat juga karena pemerkosaan. Sekalipun ada di dalam tubuh wanita, itu bukan sperma wanita melainkan sperma laki-laki. Bahkan sekalipun tiba-tiba tanpa disadari seorang perawan menjumpai sperma di dalam tubuhnya, tetap saja itu bukan spermanya. Itu sperma laki-laki, bukan hasil produksi tubuh wanita melainkan pemberian laki-laki.

Di bumi ini, untuk melahirkan seorang manusia dibutuhkan benih manusia. Manusia harus dihasilkan dari benih manusia. Benih manusia belum dapat disebut sebagai manusia. Benih perlu melalui proses untuk menjadi janin. Sekalipun janin manusia sudah memiliki cetak biru untuk menjadi manusia dewasa, namun rupa janin itu belum sempurna, belum serupa seperti manusia. Janin perlu tinggal di dalam rahim manusia, sampai tiba waktunya untuk dilahirkan sebagai anak manusia. Hal yang serupa berlaku untuk membentuk anak-anak Allah. Dibutuhkan benih Allah untuk dapat menghasilkan anak-anak Allah. Alkitab menulis kita semua adalah anak-anak Allah melalui iman di dalam Yesus Kristus.

Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah melalui iman di dalam Yesus Kristus. Galatia 3:26

Rasul Paulus menulis iman di dalam Yesus Kristus, bukan iman di dalam saya!

Iman di dalam saya adalah iman saya. Iman saya adalah iman yang dihasilkan diri saya sendiri. Iman saya tidak sanggup menjadikan saya sebagai anak Allah. Iman di dalam Yesus Kristus bukan iman saya. Iman di dalam Yesus Kristus adalah iman Yesus Kristus. Melalui iman itulah anak-anak manusia menjadi anak-anak Allah.

yaitu pembenaran oleh Allah melalui iman dalam Yesus Kristus bagi semua orang yang percaya. Sebab tidak ada perbedaan. Roma 3:22

Pembenaran oleh Allah tidak datang melalui iman dalam saya, melainkan melalui iman dalam Yesus Kristus.

Iman dalam Yesus Kristus bukan iman saya. Iman dalam Yesus Kristus adalah iman milik Yesus Kristus. Iman saya tidak cukup untuk membuat Allah membenarkan saya. Iman yang membenarkan manusia di hadapan Allah adalah iman dalam Yesus Kristus. Iman Yesus. Bukan iman saya.

Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. Efesus 2:8-9

Iman itu bukan iman saya. Iman yang menyelamatkan itu adalah pemberian Allah. Iman itu bukan iman saya, bukan hasil usaha atau hasil pekerjaan saya. Iman itu diberikan Allah sebagai karunia kasih. Iman yang menyelamatkan itu bukan iman saya melainkan iman Yesus. Benih yang sudah menjadi sempurna itu yang diberikan kepada saya. Benih untuk menghasilkan buah yang sempurna.

Karena semua orang telah berbuat dosa dan kehilangan kemuliaan Allah, dan oleh anugerah-Nya telah dibenarkan dengan cuma-cuma melalui penebusan dalam Kristus Yesus. Roma 3:23-24

Iman Yesus diberikan sebagai karunia kasih kepada manusia. Oleh anugerahNya saya telah dibenarkan dengan cuma-cuma melalui penebusan dalam Kristus Yesus. Itulah pengampunan tanpa syarat.

Pengampunan tanpa syarat telah diberikan. Hutang lama telah dihapuskan dan digantikan dengan hutang baru yang lebih ringan. Perjanjian yang lama telah berlalu, perjanjian yang baru sudah tiba. Segala ketentuan hukum yang mendakwa dan mengancam manusia berdasarkan perjanjian yang lama telah ditiadakan.

Sekarang manusia hidup dalam perjanjian baru.

Seperti anggur baru harus disimpan dalam kantong kulit yang baru, demikian pula perintah yang baru ada di dalam suatu perjanjian baru. Perjanjian berdasarkan anugerah. Perjanjian yang hanya berisi satu perintah saja.

Perintah itu adalah untuk saling mengasihi di antara sesama manusia.

Kejarlah kasih. Follow the way of love.

https://kejarlahkasih.wordpress.com

Iklan

Diterbitkan oleh

kejarlahkasih

Kejarlah kasih, follow the way of love. https://kejarlahkasih.wordpress.com

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s