Ajaran Persepuluhan

Secara umum isi ajaran persepuluhan adalah kewajiban untuk memberikan minimal 10% (sepuluh persen) dari penghasilan orang Kristen secara rutin kepada gereja. Kalau memberi maka akan diberkati, kalau tidak memberi maka akan terkena kutuk belalang.

Sayangnya banyak orang Kristen tidak lagi memeriksa atau menanyakan untuk siapa dan untuk apa persepuluhan itu digunakan oleh organisasi gereja. Mereka menerima begitu saja karena berbagai hal.

Ada yang takut kutuk, ada yang menganggap persepuluhan adalah investasi supaya diberkati melimpah, ada yang menjadikan persepuluhan sebagai upah untuk menyewa Allah sebagai penjaga dari segala miliknya.

Pertama-tama mari melihat pengaturan hukum persepuluhan. Persepuluhan itu boleh dimakan sendiri bersama seisi rumah dan juga harus digunakan untuk memberi makan anak yatim, para janda dan orang asing. 


Ajaran atau dokrin mengenai persepuluhan adalah ajaran yang masih populer di kalangan gereja tertentu dengan berbagai variasinya. Secara umum isi dari ajaran persepuluhan adalah kewajiban untuk memberikan minimal 10% (sepuluh persen) dari penghasilan orang Kristen secara rutin kepada gereja. Banyak pula yang menambahkan ancaman kutuk kepada orang Kristen yang menolak untuk memberi persepuluhan. Kalau memberi maka akan diberkati, kalau tidak memberi maka akan terkena kutuk belalang.

Sayangnya banyak orang Kristen tidak lagi memeriksa atau menanyakan untuk siapa dan untuk apa persepuluhan itu digunakan oleh organisasi gereja. Mereka menerima begitu saja karena berbagai hal. Ada yang takut kutuk, ada yang menganggap persepuluhan adalah investasi supaya diberkati melimpah, ada yang menjadikan persepuluhan sebagai upah untuk menyewa Allah sebagai penjaga dari segala miliknya, ada juga yang tulus namun tidak memahami tentang ketentuan persepuluhan yang tertulis dalam Alkitab.

Pertama-tama mari melihat pengaturan hukum persepuluhan dalam kitab Taurat. Untuk mempermudah pemahaman, berikut adalah prinsip pengaturan persepuluhan secara sederhana.

Mengenai bani Lewi, sesungguhnya Aku berikan kepada mereka segala persembahan persepuluhan di antara orang Israel sebagai milik pusakanya, ; untuk membalas pekerjaan yang dilakukan mereka, pekerjaan pada Kemah Pertemuan. Bilangan 18:21 (TB)

sebab persembahan persepuluhan yang dipersembahkan orang Israel kepada TUHAN sebagai persembahan khusus Kuberikan kepada orang Lewi sebagai milik pusakanya; itulah sebabnya Aku telah berfirman tentang mereka: Mereka tidak akan mendapat milik pusaka di tengah-tengah orang Israel.” Bilangan 18:24 (TB)

Persepuluhan diberikan dari suku-suku Israel kepada suku Lewi. Persepuluhan itu diberikan sebagai upah bekerja di kemah TUHAN, karena itu suku Lewi tidak memperoleh milik pusaka di antara orang Israel.

“Lagi haruslah engkau berbicara kepada orang Lewi dan berkata kepada mereka: Apabila kamu menerima dari pihak orang Israel persembahan persepuluhan yang Kuberikan kepadamu dari pihak mereka sebagai milik pusakamu, maka haruslah kamu mempersembahkan sebagian dari padanya sebagai persembahan khusus kepada TUHAN, yakni persembahan persepuluhanmu dari persembahan persepuluhan itu, dan persembahan itu akan diperhitungkan sebagai persembahan khususmu, sama seperti gandum dari tempat pengirikan dan sama seperti hasil dari tempat pemerasan anggur. Secara demikian kamupun harus mempersembahkan sebagai persembahan khusus kepada TUHAN sebagian dari segala persembahan persepuluhan yang kamu terima dari pihak orang Israel. Dan yang dipersembahkan dari padanya sebagai persembahan khusus kepada TUHAN haruslah kamu serahkan kepada imam Harun. Bilangan 18:26-28 (TB)

Suku Lewi kemudian memberikan 10% (sepuluh) dari persepuluhan yang diterimanya kepada imam. Jadi imam yang harus selalu melayani upacara ibadah hanya memperoleh 1% (satu persen) dari seluruh hasil tanah orang Israel (10% dari persepuluhan yang diterima suku Lewi).

Selain itu ada pengaturan lain tentang penggunaan persepuluhan yaitu penggunaan persepuluhan untuk dimakan oleh seisi rumah dan untuk memberi makan anak yatim, para janda dan orang asing.

Di hadapan TUHAN, Allahmu, di tempat yang akan dipilih-Nya untuk membuat nama-Nya diam di sana, haruslah engkau memakan persembahan persepuluhan dari gandummu, dari anggurmu dan minyakmu, ataupun dari anak-anak sulung lembu sapimu dan kambing dombamu, supaya engkau belajar untuk selalu takut akan TUHAN, Allahmu.

Apabila, dalam hal engkau diberkati TUHAN, Allahmu, jalan itu terlalu jauh bagimu, sehingga engkau tidak dapat mengangkutnya, karena tempat yang akan dipilih TUHAN untuk menegakkan nama-Nya di sana terlalu jauh dari tempatmu, maka haruslah engkau menguangkannya dan membawa uang itu dalam bungkusan dan pergi ke tempat yang akan dipilih TUHAN, Allahmu, dan haruslah engkau membelanjakan uang itu untuk segala yang disukai hatimu, untuk lembu sapi atau kambing domba, untuk anggur atau minuman yang memabukkan, atau apapun yang diingini hatimu, dan haruslah engkau makan di sana di hadapan TUHAN, Allahmu dan bersukaria, engkau dan seisi rumahmu. Juga orang Lewi yang diam di dalam tempatmu janganlah kauabaikan, sebab ia tidak mendapat bagian milik pusaka bersama-sama engkau.

Pada akhir tiga tahun engkau harus mengeluarkan segala persembahan persepuluhan dari hasil tanahmu dalam tahun itu dan menaruhnya di dalam kotamu; maka orang Lewi, karena ia tidak mendapat bagian milik pusaka bersama-sama engkau, dan orang asing, anak yatim dan janda yang di dalam tempatmu, akan datang makan dan menjadi kenyang, supaya TUHAN, Allahmu, memberkati engkau di dalam segala usaha yang dikerjakan tanganmu.” Ulangan 14:23-29 (TB)

“Apabila dalam tahun yang ketiga, tahun persembahan persepuluhan, engkau sudah selesai mengambil segala persembahan persepuluhan dari hasil tanahmu, maka haruslah engkau memberikannya kepada orang Lewi, orang asing, anak yatim dan kepada janda, supaya mereka dapat makan di dalam tempatmu dan menjadi kenyang. Dan haruslah engkau berkata di hadapan TUHAN, Allahmu: Telah kupindahkan persembahan kudus itu dari rumahku, juga telah kuberikan kepada orang Lewi, dan kepada orang asing, anak yatim dan kepada janda, tepat seperti perintah yang telah Kauberikan kepadaku. Tidak kulangkahi atau kulupakan sesuatu dari perintah-Mu itu. Ulangan 26: 12-13 (TB)

Jadi perlu diingat bahwa persepuluhan itu boleh dimakan sendiri bersama seisi rumah dan juga harus digunakan untuk memberi makan anak yatim, para janda dan orang asing.

Bagaimana dengan isi dokrin persepuluhan di gereja-gereja yang masih mengajarkannya? Apa persepuluhan diberikan kepada orang Lewi? Apa yang mengaku sebagai imam memperoleh 1 (satu) %? Apa boleh dimakan oleh jemaat sendiri bersama seisi rumahnya? Apa digunakan untuk memberi makan anak yatim, para janda dan orang asing? Apa sudah sesuai dengan hukum persepuluhan yang tertulis dalam Alkitab? Silakan memeriksa dan menanyakannya kepada pengurus organisasi gereja masing-masing.

Lalu apakah perlu untuk merubah dokrin persepuluhan supaya sesuai dengan kitab Taurat Musa? Sama sekali tidak!

Kenapa? Karena hukum persepuluhan sudah tidak berlaku lagi pada masa kini. Hukum persepuluhan tidak berlaku lagi karena sekarang adalah masa perjanjian baru.

Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya. Lukas 16:16 (TB)

Hukum persepuluhan adalah ketentuan hukum Taurat. Hukum Taurat dan kitab para nabi sudah tidak berlaku lagi! Yesus sudah menjelaskannya dengan tegas, hukum Taurat dan kitab para nabi hanya berlaku sampai kepada zaman Yohanes dan setelah itu tidak berlaku lagi. Artinya zaman sekarang hukum persepuuhan yang termasuk dalam hukum Taurat dan kitab para nabi sudah tidak berlaku lagi.

Manusia yang hidup setelah zaman Yohanes tidak lagi lagi diikat oleh ketentuan hukum Taurat dan kitab para nabi. Persepuluhan adalah hukum perjanjian lama yang sudah tidak berlaku lagi. Kita hidup dalam masa perjanjian baru.

Kejarlah kasih, follow the way of love.

Iklan

Diterbitkan oleh

kejarlahkasih

Kejarlah kasih, follow the way of love. https://kejarlahkasih.wordpress.com

One thought on “Ajaran Persepuluhan”

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s