Hukum Yang Utama

Tidak sedikit yang mengajarkan bahwa mengasihi Tuhan lebih utama daripada mengasihi manusia. Itu jelas tidak sesuai dengan pernyataan Alkitab.

Hukum yang utama adalah mengasihi manusia.  Itulah yang diajarkan Kitab Suci orang Kristen.

Tinggalkan dokrin atau ajaran turun-temurun yang bertentangan dengan perkataan kebenaran. 


Setiap kerajaan mempunyai hukum. Kerajaan manusia mempunyai hukum yang berasal dari kehendak manusia. Kerajaan Allah mempunyai hukum yang berasal dari kehendak Allah.  Hukum yang berlaku dalam Kerajaan Allah tidak mungkin berasal dari perintah manusia.

Kita yang hidup pada masa perjanjian baru dalam Kerajaan Allah, juga mempunyai hukum. Hukum utama yang berasal dari Allah. Satu hukum itu  berbunyi: kasihi manusia.

Akan tetapi, jikalau kamu menjalankan hukum utama yang tertulis dalam Kitab Suci: “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri,” kamu berbuat baik. Yakobus 2:8

Mengasihi manusia adalah hukum yang utama.  Tidak ada hukum lain yang lebih penting daripada kasih kepada sesama manusia.

Namun masih cukup banyak orang Kristen yang meyakini bahwa hukum yang utama adalah mengasihi Tuhan. Bahkan tidak sedikit yang mengajarkan bahwa mengasihi Tuhan lebih utama daripada mengasihi manusia. Itu jelas keyakinan yang tidak sesuai dengan pernyataan Alkitab.

Mengasihi Tuhan adalah hukum yang pertama. Tetapi hukum yang utama adalah mengasihi manusia.  Itulah yang diajarkan Kitab Suci orang Kristen.

Tinggalkan dokrin atau ajaran turun-temurun yang bertentangan dengan perkataan kebenaran. Ikuti apa yang diajarkan oleh Tuhan Yesus Kristus. Hukum yang utama adalah mengasihi manusia.

Rasul Paulus, sama seperti Yakobus, menyimpulkan seluruh hukum Taurat  dalam satu perintah saja. Perintah itu adalah perintah untuk mengasihi sesama manusia.

Sebab seluruh hukum Taurat tercakup dalam satu firman ini, yaitu: “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!” Galatia 5:14

Sebab barangsiapa mengasihi sesamanya manusia, ia sudah memenuhi hukum Taurat. Roma 13:8b

Baik Rasul Paulus maupun Yakobus pasti tidak sembarangan dalam menuliskan ajaran tersebut. Mereka tidak mengajarkan ajaran baru namun hanya meneruskan apa yang telah diajarkan oleh Tuhan Yesus Kristus.

Yesus pernah ditanya mengenai hukum yang pertama dan hukum yang terutama. Yesus menjawab, hukum yang pertama adalah mengasihi TUHAN dan hukum yang terutama adalah mengasihi sesamamu manusia. Berikut adalah kutipan pembicaraan tersebut dalam versi yang telah disesuaikan.

Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan yang terutama, hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.  Matius 22:37-39

Jawab Yesus: “Hukum yang terutama pertama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.  Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama.dari pada kedua hukum ini.Markus 12:29-31

Dengan mengasihi manusia,  kita tidak hanya memenuhi hukum yang utama tetapi sekaligus memenuhi hukum yang pertama. Memenuhi hukum kedua sama artinya dengan memenuhi hukum pertama. Tidak ada hukum yang lebih utama dari hukum untuk mengasihi manusia.

Mengasihi manusia sama dengan mengasihi Tuhan. Yesus telah menetapkan, apapun tindakan kasih yang kita lakukan kepada sesama manusia adalah sama dengan tindakan mengasihi Tuhan sendiri. Kasih kepada Tuhan hanya mungkin dinyatakan dalam bentuk kasih kepada manusia.

Saling mengasihi di antara sesama manusia adalah satu perintah perjanjian baru. Perintah yang menjadi hukum utama bagi semua manusia.

Kasih adalah kegenapan hukum.

 

Kejarlah kasih. Follow the way of love.

Iklan

Diterbitkan oleh

kejarlahkasih

Kejarlah kasih, follow the way of love. https://kejarlahkasih.wordpress.com

13 tanggapan untuk “Hukum Yang Utama”

  1. Shalom, Bapak-bapak yang dikasihi Tuhan Yesus.
    Apakah Bapak-bapak setuju bahwa yang ditanyakan oleh seorang ahli Taurat kepada Tuhan Yesus dalam Matius 22:34-40 dan Markus 12:28-34 adalah perintah yang besar dalam HUKUM TAURAT, bukan dalam Injil, bukan dalam Perjanjian Baru, bukan dalam Kekristenan ?
    Kalau Bapak-bapak sudah setuju, pertanyaannya sekarang adalah perintah apakah yang besar di dalam Injil/Perjanjian Baru/Kekristenan ?
    Tuhan Yesus memberkati kita semua.

    1. Shalom,
      Hukum yang terutama dalam Injil, dalam Perjanjian Baru, dalam kekristanan adalah PERINTAH BARU dari Tuhan Yesus yang jarang diajarkan di gereja-gereja yaitu :

      Yohanes 13:34 :
      Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi ; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.
      Yohanes 13:35 :
      Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku , yaitu jikalau kamu saling mengasihi.
      Yohanes 15:12 :
      Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.
      I Yohanes 3:16 :
      Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kitapun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita.

      Jadi PERINTAH BARU dari Tuhan Yesus adalah bukan mengasihi sesamamu manusia seperti dirimu sendiri tetapi kita saling mengasihi dengan saling menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita, seperti Tuhan Yesus yang telah menyerahkan nyawaNya untuk kita.

      Yakobus 2:17 :
      Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.
      Yakobus 2:20 :
      Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui sekarang, bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong?

      Jadi buktinya kita mengaku percaya/orang kristen/murid Tuhan Yesus dan yakin masuk surga bila mati, kalau orang lain telah melihat kita telah melakukan PERINTAH BARU, sebab iman tanpa perbuatan adalah mati atau iman yang kosong.

      Kita dapat melakukan PERINTAH BARU dari Tuhan Yesus dengan mudah bila kita mempunyai :

      1. KASIH KRISTUS (I Yohanes 3:16 ) :
      Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kitapun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita.
      2. PIKIRAN DAN PERASAAN KRISTUS (Filipi 2:5-8) :
      2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, 2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri , dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia . 2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.:

      Karena PERINTAH BARU ini jarang diajarkan di gereja-gereja maka jarang ada gereja yang cara hidupnya seperti jemaat yang mula-mula (Kisah para rasul 4:32-37) :
      4:32 Adapun kumpulan orang yang telah percaya itu, mereka sehati dan sejiwa, dan tidak seorangpun yang berkata, bahwa sesuatu dari kepunyaannya adalah miliknya sendiri, tetapi segala sesuatu adalah kepunyaan mereka bersama. 4:33 Dan dengan kuasa yang besar rasul-rasul memberi kesaksian tentang kebangkitan Tuhan Yesus dan mereka semua hidup dalam kasih karunia yang melimpah-limpah. 4:34 Sebab tidak ada seorangpun yang berkekurangan di antara mereka; karena semua orang yang mempunyai tanah atau rumah, menjual kepunyaannya itu, dan hasil penjualan itu mereka bawa 4:35 dan mereka letakkan di depan kaki rasul-rasul; lalu dibagi-bagikan kepada setiap orang sesuai dengan keperluannya. 4:36 Demikian pula dengan Yusuf, yang oleh rasul-rasul disebut Barnabas, artinya anak penghiburan, seorang Lewi dari Siprus. 4:37 Ia menjual ladang, miliknya, lalu membawa uangnya itu dan meletakkannya di depan kaki rasul-rasul.
      Demikian sharing dari saya yang tidak pernah sekolah Alkitab, Tuhan Yesus memberkati kita semua

  2. Shalom rekan2, jangan dibuat bingung dan ribet, hukum yang pertama dan terutama adalah mengasihi Tuhan Allah kita, dan hukum yang sama dengan itu mengasihi sesama kita manusia…jangan dibuat ribet yah

  3. menrt saya mengasihi Tuhan adalah yang utama dan terutama….orang yang mengasihi Tuhan dengan sungguh pasti dapat mengasihi sesama manusia…karena dari Kasih Tuhan dia belajar menerapkan kasihNya kepada sesama. dijelaskan dalam matius 12:28=34.itu jelas sekali . setelah hukum yang terutama…baru hukum yang kedua bisa dijalankan dengan baik dan benar karena kita beljr teladan kasih Tuhan.amen.

    1. Maksud kamu Markus 12:28?

      Kamu keliru! Saya kutipkan Markus 12:28 versi King James.

      And one of the scribes came, and having heard them reasoning together, and perceiving that he had answered them well, asked him, Which is the FIRST commandment of all? And Jesus answered him, The FIRST of all the commandments [is], Hear, O Israel; The Lord our God is one Lord: And thou shalt love the Lord thy God with all thy heart, and with all thy soul, and with all thy mind, and with all thy strength: this [is] the FIRST commandment. Markus 12:28-30 (KJV)

      Yesus menjawab, “Perintah yang PERTAMA, ialah: ‘Dengarlah, hai bangsa Israel! Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. Markus 12:29 (BIS)

      Mengasihi TUHAN adalah perintah PERTAMA kepada umat ISRAEL.

      And the second [is] like, [namely] this, Thou shalt love thy neighbour as thyself. There is none other commandment greater than these. Markus 12:31 (KJV)

      Perintah kedua adalah mengasihi manusia. TIDAK ada perintah yang lebih BESAR dari perintah mengasihi manusia. Inilah perintah yang TERBESAR, yang paling UTAMA.

      Itulah sebabnya Alkitab mengajarkan, siapa yang TIDAK MENGASIHI manusia maka MUSTAHIL mengasihi Allah. Orang yang mengaku mengasihi Allah tetapi tidak mengasihi manusia disebut sebagai PENDUSTA. Tidak ada cara lain untuk mengasihi Allah selain dengan cara mengasihi manusia.

      Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya. 1 Yohanes 4:20

    1. And the second [is] like, [namely] this, Thou shalt love thy neighbour as thyself. There is none other commandment greater than THESE. Markus 12:31 (KJV)

      Perintah kedua adalah mengasihi manusia. TIDAK ada perintah yang lebih BESAR dari perintah mengasihi (These : Allah dan manusia). Inilah perintah yang TERBESAR, yang paling UTAMA.

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s