Kehendak Bebas Manusia

Dengan kehendak bebas, setiap manusia dapat memilih untuk menerima atau menolak keselamatan. Jika menerima pasti masuk sorga, jika menolak pasti disiksa di dalam api neraka untuk selama-lamanya. Kalimat pembodohan seperti itu adalah dongeng turun-temurun yang bertentangan dengan ajaran Yesus Kristus.

Allah memang memberi kehendak bebas kepada manusia. Tetapi kehendak bebas manusia hanya berguna di dalam batas-batas yang telah ditentukan-Nya.

Domba dilahirkan oleh domba. Kambing dilahirkan oleh kambing. Jika hendak menjadi domba maka kambing harus dilahirkan kembali sebagai domba.

Urusan ‘dilahirkan’ mustahil terjadi karena pilihan kehendak bebas manusia. Lanjutkan membaca Kehendak Bebas Manusia

Iklan

Semua Orang Datang Kepada-Ku

Dengarlah perkataan Yesus sendiri dan percayalah!

“..dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik SEMUA orang datang kepada-Ku.” Yohanes 12:32

Yesus menyatakan, Dia akan menarik semua orang datang kepada-Nya. Tidak ada satu orangpun yang akan dibuang-Nya.

Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. Yohanes 6:37

Semua orang berarti: bukan hanya orang Kristen; bukan hanya sebagian orang;  bukan hanya yang percaya; bukan umat Nasrani saja; tetapi semua manusia, tanpa kecuali; semua adalah semua.

Di bukit Golgota, Allah membuktikan kasih-Nya. Dosa diampuni. Segala kesalahan dan kejahatan telah diampuni-Nya.  Lanjutkan membaca Semua Orang Datang Kepada-Ku

Keselamatan Berdasarkan Pengampunan Dosa

Yesus mengakui bahwa Yohanes Pembaptis adalah utusan yang mempersiapkan jalan bagi Dia dan meluruskan jalan-Nya. Dari semua manusia yang dilahirkan perempuan, tidak ada yang seorangpun yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis.

Yohanes Pembaptis adalah nabi Allah Yang Mahatinggi.

untuk memberikan kepada umat-Nya pengertian akan keselamatan yang berdasarkan pengampunan dosa-dosa mereka, Lukas 1:77

Yohanes Pembaptis bernubuat bahwa Anak Domba Allah akan menghapus dosa dunia.  

Lanjutkan membaca Keselamatan Berdasarkan Pengampunan Dosa

Orang-Orang Pilihan Allah

Siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah? Allah, yang membenarkan mereka? Siapakah yang akan menghukum mereka? Roma 8:33

Kitab Kejadian mencatat kisah Adam dan Hawa keluar dari Taman Eden. Anak-anak manusia tidak punya pilihan selain harus lahir di negeri yang dinaungi maut. Hidup sementara di alam fana. Alam yang sesungguhnya adalah alam maut.

Kisah di Taman Eden seringkali dipahami secara negatif sebagai suatu kegagalan. Namun sesungguhnya apa yang terjadi hanyalah sebuah proses yang harus dilalui. Manusia mungkin gagal tetapi Allah mustahil gagal.

Allah tidak membuat rencana keji bagi manusia.

Berita Injil adalah kabar sukacita bagi semua manusia. Mereka yang telah menerima Injil hendaklah tidak berlaku picik dengan meninggikan dirinya sendiri diatas manusia-manusia lain dengan membual bahwa Allah hanya memilih sebagian manusia saja yaitu golongan mereka sendiri untuk diselamatkan.  Lanjutkan membaca Orang-Orang Pilihan Allah

Ditentukan-Nya Dari Semula

Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya. Roma 8:30

Prasangka buruk tentang Allah dan ajaran tradisi membuat ayat tersebut ditafsirkan menjadi: Allah menentukan dari semula hanya sebagian kecil manusia yang akan diselamatkan.

Teori yang mengajarkan hanya sebagian manusia selama dan sebagian lainnya akan disiksa selama-lamanya adalah teori kejam.

Kunci untuk memahami ayat tersebut terletak pada fakta tentang siapa yang dibenarkan-Nya. Lanjutkan membaca Ditentukan-Nya Dari Semula

Dicampakkan Ke Dalam Api

Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar. Yohanes 15:6

Manusia akan dibakar dalam api? Disiksa dengan cara dibakar selama-lamanya di neraka? Pasti bukan!   Lanjutkan membaca Dicampakkan Ke Dalam Api

Juruselamat Dunia

Ribuan tahun lalu para gembala berjaga di padang pada waktu malam. Menunggu sunyi sambil duduk  dalam kegelapan seperti biasanya. Seorang malaikat Tuhan bersaksi tentang kelahiran Juruselamat dunia, Kristus Tuhan. Suatu tanda ajaib diberikan, bayi Yesus terbaring di dalam palungan.

Roh seperti merpati turun ke atas-Nya.  Kristus, Anak Allah diutus menjadi Juruselamat dunia. Kristus menyatakan kasih-Nya kepada dunia.  Bagi semua orang dan bagi yang percaya, Kristus adalah Juruselamat. Tidak ada perbedaan.

Kristus adalah Juruselamat dunia.  Lanjutkan membaca Juruselamat Dunia

Tebusan Bagi Semua

Allah adalah kasih. Allah menghendaki supaya semua orang diselamatkan.

Ribuan tahun yang lalu, malaikat Gabriel diutus Allah berkunjung ke Nazaret, sebuah kota di Galilea, kepada Maria untuk memberitakan kelahiran Yesus.

Yohanes menyebut Yesus: Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia.

Yesus Kristus adalah tebusan bagi semua orang.  Lanjutkan membaca Tebusan Bagi Semua

Hukum Yang Utama

Tidak sedikit yang mengajarkan bahwa mengasihi Tuhan lebih utama daripada mengasihi manusia. Itu jelas tidak sesuai dengan pernyataan Alkitab.

Hukum yang utama adalah mengasihi manusia.  Itulah yang diajarkan Kitab Suci orang Kristen.

Tinggalkan dokrin atau ajaran turun-temurun yang bertentangan dengan perkataan kebenaran.  Lanjutkan membaca Hukum Yang Utama

Apakah engkau mengasihi Aku?

Petrus berkata, “Aku mengasihi Engkau”. Petrus tidak diminta untuk membuktikan pernyataan kasih itu dengan cara melakukan sesuatu kepada Yesus. Petrus bahkan tidak diminta untuk menyembah Yesus.

Ajaran yang mengajarkan kasih kepada Allah lebih besar daripada kasih kepada manusia adalah ajaran keliru. Benih yang melahirkan orang-orang munafik,  sekelompok manusia yang bersedia berdusta bahkan membunuh sesamanya demi kasih kepada Allah.  Lanjutkan membaca Apakah engkau mengasihi Aku?

Suami, Tunduklah Kepada Isterimu!

Hai suami, tunduklah kepada isterimu!

Tunduk kepada isteri adalah prinsip penting. Suami perlu mengingat dan melakukan prinsip ini kalau mau berbahagia dalam hidup pernikahan.

Suami perlu tunduk kepada isterinya. Rela menerima asuhan isteri. Bersedia merendahkan diri terhadap isterinya.

Bersedia taat dan takluk kepada isteri. Mendengarkan kehendak dan kepentingan isterinya. Suami tidak boleh senantiasa melawan isterinya dan tidak boleh selalu mengambil keputusan seorang diri dan semaunya sendiri saja. Suami tidak boleh sok berkuasa dan selalu mau menang sendiri.  Lanjutkan membaca Suami, Tunduklah Kepada Isterimu!

Eloi, Eloi, Lama Sabakhtani

Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eloi, Eloi, lama sabakhtani?”, yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku? Markus 15:34

“Eloi, Eloi, Lama Sabakhtani?” Dari bukit Golgota, seruan kengerian itu membelah kegelapan. Semesta menyaksikan dan langitpun terdiam. Sorga sunyi senyap. Siksaan maha dahsyat sedang berlangsung. Tirai ilahipun harus terkoyak.

Dalam kesakitan dan kepedihan, karena cinta, Dia masih ingat untuk memohon, “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.” Dia berdoa dan meminta dengan percaya, sehingga hal itu pasti diberikan kepada kita, anak-anak manusia akan diampuni.

Dia mati. TubuhNya dipecahkan. Dia menyerahkan roh. Darah dan air mengalir keluar. Anak Manusia pergi dalam awan-awan bersama dengan kuasa dan kemuliaanNya.  Lanjutkan membaca Eloi, Eloi, Lama Sabakhtani

Bukan Hanya Karena Iman

Manusia yang hanya punya iman adalah manusia yang tidak berguna.

Iman saja tidak mungkin membuat manusia dibenarkan. Manusia dibenarkan bukan hanya karena iman. Hanya orang bebal yang akan terus mempertahankan prinsip dibenarkan hanya karena iman. Yakobus bahkan meminta mereka untuk membandingkan diri mereka dengan setan-setan.

Abraham disebut sebagai bapa orang beriman. Namun Abraham tidak pernah dibenarkan hanya karena iman. Abraham tidak dibenarkan karena imannya. Manusia dibenarkan berdasarkan perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman.  Lanjutkan membaca Bukan Hanya Karena Iman

Bukan Iman Saya

Kalau ada sperma di dalam tubuh seorang perempuan maka sperma itu pasti bukan milik perempuan. Sperma itu masuk ke dalam tubuh perempuan melalui hubungan persetubuhan suka sama suka atau dapat juga karena pemerkosaan. Sekalipun ada di dalam tubuh wanita, itu bukan sperma wanita melainkan sperma laki-laki. Bahkan sekalipun tiba-tiba tanpa disadari seorang perawan menjumpai sperma di dalam tubuhnya, tetap saja itu bukan spermanya. Itu sperma laki-laki, bukan hasil produksi tubuh wanita melainkan pemberian laki-laki.

Di bumi ini, untuk melahirkan seorang manusia dibutuhkan benih manusia. Manusia harus dihasilkan dari benih manusia. Benih manusia belum dapat disebut sebagai manusia. Benih perlu melalui proses untuk menjadi janin. Sekalipun janin manusia sudah memiliki cetak biru untuk menjadi manusia dewasa, namun rupa janin itu belum sempurna, belum serupa seperti manusia. Janin perlu tinggal di dalam rahim manusia, sampai tiba waktunya untuk dilahirkan sebagai anak manusia. Hal yang serupa berlaku untuk membentuk anak-anak Allah. Dibutuhkan benih Allah untuk dapat menghasilkan anak-anak Allah. Alkitab menulis kita semua adalah anak-anak Allah melalui iman di dalam Yesus Kristus. Lanjutkan membaca Bukan Iman Saya